Kemarin Malam

Masih terasa seperti kemarin malam. Pertemuan yang dirancang lama, Akhirnya terealisasi juga. Aku suka pertemuan malam itu, Setiap topik yang mengalir tanpa bisa ditampik. Dari sebuah pertanyaan yang sederhana membuka arah pembicaraan lebih bewarna. Berbagi visi, harapan, dan impian lima tahun mendatang, masuk dalam daftar panjang percakapan semalam. Anggukan kepala tanda setuju, tangan didagu tanda… Lanjutkan membaca Kemarin Malam

Iklan

Pertempuran Melawan Waktu Menyelesaikan Pelecehan Seksual

Hari ke delapan. 37 hari tersisa. Ini cerita lanjutan Pelecehan Seksual dalam Kopi, Dasi, dan Cerita-Cerita yang Tak Terucap. “Ehm, sepertinya kalau cerpen lebih baik alur maju saja, pakai satu sudut pandang, dan nanti kamu perbaiki lagi aja ya alurnya. Kami pikirkan lagi,” suara sore hari itu masih aku ingat sampai sekarang. Betemu dengan editor… Lanjutkan membaca Pertempuran Melawan Waktu Menyelesaikan Pelecehan Seksual

Pelecehan Seksual dalam Kopi, Dasi, dan Cerita-Cerita yang Tak Terucap.

Pelecehan seksual adalah sebuah ironi, bak fenomena gunung es. Mulai dari panggilan, memegang, bahkan memperkosa, semuanya dilakukan hanya untuk memenuhi nafsu belaka. Tak hanya perempuan, laki-laki pun menjadi korbannya. Sayangnya, sedikit yang berani buka suara. Sedikit yang berani unjuk luka trauma. Mereka hanya menyimpannya dalam hati dengan alasan malu, takut malah semakin disalahkan. Katanya ‘salah… Lanjutkan membaca Pelecehan Seksual dalam Kopi, Dasi, dan Cerita-Cerita yang Tak Terucap.

Senja dan Dirimu

Senja hari itu hadir tidak seperti biasanya. Selain karena akhirnya aku mendapat waktu untuk melihatnya, Aku juga mendapat kesempatan untuk menikmatinya denganmu. “Kamu lebih suka gunung atau pantai?” tanyaku menoleh ke arahnya yang fokus melihat mentari turun perlahan. “Hm, nggak tahu. Dua tempat itu punya sisi kenindahan masing-masing.” Aku tersenyum tipis. Terkagum mendengar pemikirannya yang… Lanjutkan membaca Senja dan Dirimu

Selayak-Layaknya

Pelajaran berharga soal hidup tak melulu soal pengalaman pribadi Mendengar curhatan mendalam orang lain soal kisah kasih, Menambah diksi dalam pengetahuanku sendiri. Hal inilah yang banyak kupelajari: Selayak-layaknya seseorang mampu mencinta, ia tetap membiarkan dirinya jatuh pada pelukan yang salah Mendengar desah bisikan masa depan imaji Mengharap kecup dari bibir pengumbar janji Selayak-layaknya, seseorang tak… Lanjutkan membaca Selayak-Layaknya